Rabu, 04 Desember 2013

SALAH INI 2



Kamu tahu?
Apa yang sekarang aku rasakan?   Salah… ya rasa salah.
Aku salah membawamu terlalu dalam, aku salah membuatmu bermimpi.
Tak tahu apa yang harus aku lakukan, aku fiirkan, aku inginkan? Sungguh aku tak pernah tahu dan tak pernah ingin mengetahinya.
                Selama ini kau tahu dan mengerti, bagaimana diriku, bagaimana perasaanku, bagaimana ceritaku. Hal itulah yang membuatku nyaman didekatmu.
                Rasa takut yang kau alami, sama halnya dengan rasa takut yang pernah aku rasakan. Kamu tahu? Kini rasa takut benar-benar mengalahkanku, rasa takut itu berubah menjadi kenyataan.
Harapan agar aku tak mengetahui perasaanmu tidak terwujud. Sekarang, saat ini, aku malah tahgu semua perasaanmu kepadaku. Aku bingung. Jujur saja awalnya jiwaku terasa melayang saat  pertama kali mendengar perasaanmu terhadapku. Tapi entah mengapa tiba-tiba saja, aku terdiam dan teringat kepada sosok wanita selain dirimu, dia adalah kekasihku. Ini yang aku takutkan, suatu pilihan yang sangat aku takutkan.
Kini, bolehkah aku menjawab semua perasaanmu? Jika mungkin kau membolehkan, berjanjilah kau harus siap menerimanya meskipun itu hal yang tak ingin kamu dengar dan kamu rasakan. 
                Aku menyayangimu, tetapi maaf, rasa sayang ini tak bisa seperti rasa sayangku pada seseorang yang selama ini bahkan beberapa tahun ini mengisi hatiku, hari-hari ku bahkan hidupku.
                Aku merasa sangat nyaman didekatmu, karena kamu tau bagaimana cara membuatku nyaman.
               Aku menyukaimu, karena kamu teman terbaik yang pernah hadir dikehidupanku. Semua perasaanku baik untukmu, tapi aku tak bisa membuatmu menjadi lebih. Hal yang terberat, aku tak bisa dan tak ingin melepaskan “dia”. Kamu tahu kan, aku bukan tipe orang yang mudah mengambil keputusan. Keputusan harus menduakan Cinta, menghianati Cinta dan kasih sayang, juga mengambil keputusan untuk melepaskan (dia) seseorang yang selama ini mengisi kekosongan hati.
                Aku tahu aku jahat, aku bodoh, aku salah. Melakukan hal rumit seperti ini, menjawab semua perasaan mu dengan jawaban yang mungkin tak kau harapkan. Mungkin saat ini aku membuatmu hancur, dan aku membuatmu merasakan sesuatu hal yang sangat rumit untuk dijalani.
                Kamu tahukan, aku tak bisa memilikimu dan aku tak akan pantas untuk kau miliki?
                Bagaimana perasaanmu sekarang, setelah mengetahui semua ini?
                Aku menerima, aku mengerti semua perasaanmu. Kamu berhak membenciku, menyalahkanku, menjauhiku. Kamu berhak ko mengambil semua keputusan untuk membalas kembali perasaanku ini.
                Dan pada akhirnya, waktulah yang menjadi peran penting, aku belum tahu pasti apakah waktu akan menjadi antagonis ataukah peran protaginis?
                Aku hanya bisa menunggu waktu yang saat ini menjadi peran pembantu. Membantu menjawab akhir dari kisah ini. Membantu melewati jalan cerita ini.
                Untuk saat ini, kata maaflah yang dapat aku andalkan. Maaf telah membawamu terlalu dalam. Maaf telah membuatmu bermimpi indah walaupun dalam kenyataannya mimpi itu menjadi hal terburuk. Maaf aku menjadi seseorang yang mungkin menyakitimu.

                Terimakasih, kau telah membantu sang waktu untuk mengungkapkan apa yang harus terjadi, meskipun ini adalah hal yang tak aku inginkan…….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar